Ada beberapa menit dalam hidupku yang kulewatkan sendirian dengan melakukan aktifitas duduk diam, rileks menjaga keadaan sekitar tetap tenang, membiarkan sejenak pikiran ini bertamasya menjelajah hamparan gurun kenangan lalu sekedipan mata kemudian pikiran ini melesat melebihi kecepatan suara bahkan cahaya berpindah galaksi menghampiri sebuah planet dimana semua impianku sudah terrealisasi jadi aku tidak sedang bersamadi. Meski aku berani berasumsi bahwa kenikmatan yang tercipta hanya tinggal beberapa puluh tingkat dibawah pertapa yang mencapai arahat. Tidak rutin memang aku lakukan tetapi semua perabotan dalam kamarku sudah tidak lagi merasa heran jika menemukan aku dalam kondisi ini. Inilah saat saat dimana aku sedang menikmati sepotong atau sebatang coklat. Iya coklat… Benar, yang aku maksud juga kembang gula coklat! Lebih dari sekedar makanan favorit, bagiku coklat punya pengaruh psikologis, bernilai historis bahkan mengajari banyak makna filosofis 

Seperti yang terjadi detik ini, indera pengecapku sedang dibuai oleh rasa manis yang tidak terlalu pekat, berbaur rasa pahit yang bukan getir dengan komposisi tepat 55:20 dan 25 sisanya adalah rasa yang tidak aku temukan pada urutan daftar ingredients dibalik bungkusnya tetapi justru rasa dengan porsi 25% inilah yang mampu menciptakan sensasi yang sudah cukup lama dirindukan langit langit mulut dan sisi atas lidahku 

Lantas jika terpaksa harus kulukiskan keadaan dalam rongga gelap itu, akan persis seperti menyalakan sebatang lilin ketika lampu padam, mendadak kita merasa lega, merasa tenang dan nyaman berhasil mengusir gelap meski cuma disalah satu sisi ruangan. Demikian sepotong coklat yang kubiarkan meleleh lamat lamat hingga lumer tererosi oleh liur, kemudian menggumpal menyatu mengalir kearah kerongkongan segera berubah menjadi gerimis disebagian kecil sahara berbatas cakrawala. Catat! Hanya coklat dengan merk berbau nama seorang meneer belanda yang bisa bermutasi seperti itu buatku 

Aku sendiri bingung, kenapa hanya coklat berbandrol ini yang bisa begitu. Coklat coklat import dari empat benua lain atau coklat coklat terbaik racikan lokal, semua yang pernah berselancar diatas lidahku tidak satu pun mampu menghadirkan harmonisasi seperti ini. Komposisi pas, kolaborasi istimewa. Jangan jangan indera pengecap miliku sudah terhipnotis, terhalusinasi, terobsesi 

Beberapa orang yang pernah mencicipi coklat merk ini, tidak ada yang terkesima pada rasanya seperti aku. Gadis yang memberikan coklat ini padaku juga bilang: “Aku hanya asal pilih satu diantara belasan jenis coklat yang berbaris rapi disalah satu rak supermarket 24 jam, tidak ada yang special. Hmm..bisa jadi sampulnya coklat ini lebih menarik dibanding coklat yang ada disisi kanannya yang hanya dibungkus gambar ayam jantan meski sudah pasti itu bukan coklat prancis. Lagipula aku tau, kamu monster coklat yang doyan semua jenis coklat” Jadi dugaanku makin mendekati kepastian, aku mulai ketergantungan, addicted dengan kembang gula merk ini 

Sebenarnya masih ada satu lagi rahasia..sstt..tapi ini ra-ha-sia. Jauh sebelum gadis itu menghadiahi aku coklat ini, aku sudah pernah mencobanya tapi nuansa rasa yang terlahir hanya manis dan pahit. 25% spektrum rasa tanpa nama yang bagiku lebih kerasa seperti ion ion bermuatan listrik itu tidak pernah hadir menyengat lidah, kerongkongan apalagi membuahkan kerinduan untuk mencarinya kembali. Entahlah kenapa bisa begitu. Cuma satu yang pasti aku mengerti, kini aku tidak pernah lagi menikmati coklat itu jika bukan pemberiannya


Hari ini tepat menjadi tahun kabisat sejak gadis itu mengulurkan sebatang coklat dari jemari yang selalu nampak lentik tanpa dihiasi kuku panjang, dia memang tidak pernah tampil feminim dihadapanku. Dan didalam mulutku, potongan terakhir dari coklat terakhir pula pemberiannya sedang menebarkan pesona spektrum rasa itu sekali lagi dan untuk terakhir kali. Aku harus mengulumnya perlahan dan sangat lembut, gerimis dibawah payung terik ini sebuah kenikmatan duniawi yang tidak ingin kulewatkan terlalu cepat karena esok sudah tidak akan ada lagi 

Sebut saja ia memutuskan untuk pergi atau bisa juga aku yang berjalan menjauh. Kami tidak berpisah, kami hanya berjarak sekarang. Kami tidak bersua, kami hanya saling sapa entah dengan berbekal sekotak energi menembus dimensi mimpi atau sekedar menyusuri kawat kawat tembaga terpilin yang berujung dimedia obrolan elektronik. Aneh?? Benar, aku dan dia juga tidak pernah saling bantah saat memilih kata tersebut sebagai kosakata yang paling tepat untuk mendeskripsikan hubungan ini 

Dia akhirnya enggan memberi coklat penawar dahaga jika berpontesi menjadi racun dalam tubuhku dan aku selalu takut makin kecanduan. Walaupun aku dan dia sama sama tak ingin saling melupakan. Tuntas sudah kepingan coklat terakhir dimulutku beberapa menit yang lalu, semua paduan spektrum rasa fantastis itu juga sudah meninggalkan lidahku beberapa detik lalu. Tidak akan pernah kuucap selamat tinggal karena ini yang sekarang kubisikan padamu disana “sampai ketemu dikehidupan selanjutnya” 

 

 

Bagaikan sebuah magnet berbentuk kapital U dengan kutub utara selatan dimasing masing ujungnya yang selalu merasakan kedekatan namun selalu pula tolak menolak 

 

 

 

dunianyawira


  1. Kita harus
    perduli
    terhadap lingkungan agar hubungan ini terjaga selamanya.
    Mudah-mudahan Qt bersua di kehidupan selanjutnya.
    Hidup memang sebuah
    pilihan

    Semoga sukses.

    dunianyawira said: makasih mas cenya..semoga sukeses juga ya :)

  2. mmmm….dalam…dan menarik pengupasan ceritanya.

    “Apa yang ingin kamu rasakan, temui dan cari….katakan terus dalam hatimu…kehidupan selanjutya akan terjadi…”, menurut salah satu buku yang kubaca…eh aku lupa pastinya dimana aku pernah membaca kalimat ini ?

    Wira, bagi dong coklatnya hahahahaha…

    dunianyawira said: hehehe iya deh main kejogja lin, nti tak kasih coklat banyak deh :)

  3. Kalau rasa sudah mengena di hati tak akan dapat pindah ke coklat lain, sama mas aku juga sedang merasakannya….. :)

    dunianyawira said: wah emang coklatnya merk apa mas han2 :)

  4. walah, makan coklat aja sampai puitis gitu. Dasar Wira!

    dunianyawira said: namanya mesti banyak belajar kan cie, jadi apa aja harus bisa dijadikan bahan :)

  5. Bakat menulis puisi nampaknya mas wira??
    ikutan lg 2nd IBSN Award.. bulan ini tutup tgl 25 jan ‘ 09 jam 23.59wib kami tunggu yah… IBSN (Berbagi Tak Pernah Rugi)

    wah saya malah baru tau mas klo udah dimulai lagi, iya nanti saya kirimkan artikel saya :)

  6. setyochannel

    Salam kenal…
    Semoga kita bisa saling berbagi pengalaman, pengetahuan, kebijaksanaan. Semoga sukses…

    NB: Monggo mampir ke blog saya…

    dunianyawira said: salam kenal juga mas, makasih ya mas udah mampir tapi ini alamat blognya koq nda dikasih saya?? saya tunggu kartu namanya heheheh :)

  7. Padahal tadi mo nanya merek coklatnya apaan..eh gak tahunya…
    :D
    kesengsem dengan yang ngasih coklatnya, tho… :D

    dunianyawira said: hehehehe….penggemar coklat juga ya?? bagi2 donk :)

  8. putrinegriangan

    jadi inget vokalis ST12.. Charlie Van Houten.. :) )

  9. waw,, wira,,

    makan coklat ampe sebegini nya yah,, hhe,,

    dunianyawira said: abis kamu nda pernah kirim coklat buat aku sih say hahahaha :)

  10. i prefered silverqueen…:))
    different taste in every bite…hahahaha..
    tambah gemuk deh..:)

    salam,

    bonar
    http://sihotang407.wordpress.com

  11. Nug

    Selamat Pagi Sahabatku.. :)

    Aku datang menyapa dan membawa senyumku..
    Sayang aku adalah seorang lelaki dan senyum tulusku ini maksimal hanya akan menambah cerahnya pagi harimu..

    Aku bisa bayangkan (dan pernah rasakan) andaikan aku ini adalah gadis yang datang padamu itu..
    Pagi bukan hanya akan sangat cerah..
    Namun menjadi pagi terindah yang bisa membawa pelangiturun hingga didepan rumahmu..
    Dan kau bisa berjalan menggenggam jemari lentiknya berjalan diatas pelangi itu menuju gumpalan awan putih dan menikmati kehangatan jiwa yang mengisi penuh relung-relung hatimu..

    Jujur.. aku ingin sekali mencapai titik itu sahabatku..
    Dimana cinta itu tak melekat pada kepemilikan, tak menempel pada keegoisan…
    Dimana cinta adalah refleksi keindahan dan kebahagiaan sejati yang tak ingin saling meracuni..

    Dimana cinta itu tak mengenal kata perpisahan yang mengeringkan kantong airmatamu dan mengalirkannya hingga tetes terakhir..
    Dimana cinta itu bisa tetap tersimpan di relung hati itu hangatkan jiwaku selamanya..
    Dimana cinta itu kalaupun tak sempurna, akan tetap indah dibalik relung jiwa dan memberi senyum indahnya dan semangat untukmu dan dengan lembutnya membisikkan kata:
    “Aku selalu bersamamu dimanapun kau berada.. Tak pernah melepaskan gandeng tanganku yang mengisi penuh ruang dan tak ada celah diantara jemari kita yang bersatu.. Sampai jumpa dalam kehidupan selanjutnya…

    Terima kasih untuk coklat yang kau ulurkan padaku sahabat..
    Bentar ya.. hm..bener.. Wuih..ini sih pahit sahabatku. Yaiyalah.. ini coklat Van Houten yang buat bikin kue sahabatku.. :mr green: Ya, udah ini ini kitamakan bersama makan Coklat Buatan rumahan yang kubawa ini aja sahabatku… :D

    PS: Tulisanmu yang ini dalem tapi berhasil dikemas secara light dan jenaka. Bagus sekali.. :)

    dunianyawira said: makasih mas nug udah dilengkapi nih ceritanya hehehehe :) kehadiran seorang sahabat dengan senyuman bisa menepiskan pahitnya rasa coklat koq….

  12. Ika

    aq juga suka cokelat mas………… kirimin aq sekotak coklat yahhh……….

    dunianyawira said : siap mbak ika :)

  13. Sahabat Blogger..

    Saya ingin mengundang sahabat blogger (semua) untuk ikut berdiskusi menjadi blogger yang pertama ikut menyusun konsep “Indonesian’s Friendship Blogger”:-).

    Salam Hangat dan Persahabatan selalu:-)

    Gusti Dana

  14. Baru saja saya menyapa anda dan teman-teman lainnya dalam sebuah karya saya. Tanpa bertanya terlebih dahulu, saya telah mencantumkan nama anda di dalam deretan nama-nama yang ada. Semoga anda tidak berkeberatan. Dan apabila ada kesalahan dalam penulisan nama anda mohon beritahu ke kami, maka kami akan segera memperbaikinya. Salam untuk anda dan selamat berjuang, tetap semangat.

    Saya juga telah membaca karya anda yang terbaru. Indah dan penuh makna. Saya juga melihat sesuatu yang selama ini aku cari. Yakni membuat bagian (baca selanjutnya) pada blog anda. Anda bisa membuat tulisan itu tampak ringkas, dan kalau orang mau membaca selangkapnya dia cukup mengklik bagian baca selanjutnya, maka akan tampil teks selenagkapnya. Kalo boleh saya berguru pada anda, bagaimana cara membuat bagian (baca selanjutnya )itu?
    Ma kasih

    dunianyawira said: makasih mas udah sempat mampir kesini juga, saya juga akan pasang link anda diblog saya ya..untuk masa baca selanjutnya langsung saya kirimkan ke blog anda :)

  15. Indah…
    ane suka ini…
    keren wira…
    aseli…….!!!!

    dunianyawira said: wah makasih banyak kang odie… :)

  16. chixen_erwin

    hehehehe pengalaman pribadimu lumayan sekali lho,hehehehe ceweknya yang mana ye??? tapi tak akui tulisan2mu menyentuh hati… semangat ya bro,tak doain cita2mu jadi penulis tercapai…

    dunianyawira said: thanks bro, kata kata penuh semangat dari sahabat sahabat hebat seperti kalian semua ini jauh lebih yummy and crispy dari semua coklat yang pernah berselancar diatas lidahku :)
    hmm..ceweknya biar jadi rahasia antara aku dan coklat terakhirku ya :)




Leave a Comment