Teori ini pertama kali saya baca beberapa tahun yang lalu tapi dari buku apa tepatnya saya sama sekali lupa
. Kemudian langsung saya terapkan pada usaha saya waktu itu hingga sekarang yang bergerak dibidang retail sepatu dan baju olah raga. Dan ternyata yang mempraktekkan hukum rata rata ini pun tidak sedikit hanya saja mungkin sebagian dari mereka belum paham betul cara memaksimalkannya
Disini yang ingin saya bagikan adalah bagaimana teori ini sangat berpengaruh pada bidang marketing/sales untuk suatu barang atau jasa karena dengan menggunakan teori ini peningkatan angka penjualan tidak akan menjadi suatu kesulitan kita lagi
Sebagai seorang penjual/sales sebelum kita berhasil menjual produk kita tentu saja kita harus melakukan penawaran terlebih dulu kepada para calon pembeli kita. Nah dari jumlah produk yang berhasil kita jual jika dibagi dengan jumlah penawaran yang pernah kita buat maka akan kita dapatkan nilai rata rata penjualan kita, ilustrasinya begini “ditoko sepatu saya untuk menjual 1 pasang sepatu biasanya saya melakukan penawaran kepada 10 orang calon pembeli yang singgah ditoko saya sehingga nilai rata rata penjualan toko sapatu saya adalah 1:10 = 0.1 “
Perhitungan seperti ini bisa kita lakukan untuk bisnis apa aja, seperti saya amati selama ini misalnya seorang penjual Koran diperempatan jalan yang sering kita temui. Mereka juga punya nilai rata rata, perhatikan saja mungkin mereka harus melakukan penawaran dahulu kepada 4 orang pengendara yang berhenti pasa saat lampu merah sebelum mereka mendapatkan 1 orang pembeli jadi nilainya 1:4 = 0.25. Pengamen punya nilai rata rata, Supermarket punya nilai rata rata, toko emas punya nilai rata rata, dokter dan pengacara punya nilai rata rata bahkan seorang pengemis pun punya nilai rata rata
Sebelum saya lanjutkan, silakan ambil kertas dan ballpoint dahulu lalu hitung nilai rata rata untuk usaha anda, apa pun jenis usaha anda pasti ada nilai rata ratanya! Lantas apa yang harus kita lakukan setelah kita tahu nilai rata rata penjualan kita? Pasang target. Seperti saya memberikan target untuk menjual 10 pasang sepatu tiap harinya, karena nilai rata rata penjualan toko saya adalah 0.1 maka untuk mencapai nilai penjualan 10 yang perlu saya lakukan hanya melakukan penawaran kepada 100 orang/hari. Gampang kan?
Sekarang silakan tulis lagi dibawah nilai rata rata penjualan yang sudah anda hitung tadi, berapa target yang ingin anda capai saat ini
Anda mungkin bertanya dalam hati “Wah..cape donk kalo mesti ngoceh ngoceh tiap hari sama 100 orang atau lebih untuk mencapai target yang ditentukan kan sudah pasti tidak semua orang yang saya tawari langsung membeli. Mendingan saya pastikan dulu kalo memang kelihatannya berminat baru saya follow up lebih jauh tapi kalo mereka cuma liat liat aja kan buang buang tenaga saya”. Hmm..pertanyaan yang wajar bagi saya karena itu saya sudah menyiapkan jawabannya untuk anda Pola pikir seperti itu menurut saya hanya salah satu misconception, kenapa saya bilang begitu?
Karena sebenarnya penawaran yang sudah kita lakukan pada mereka yang pada akhirnya tetap tidak membeli produk atau jasa yang kita tawarkan bukan berarti penawaran yang sia sia atau buang buang tenaga seperti yang anda pikir sebelumnya. Justru mereka sebetulnya sudah ikut membeli sebagian dari produk/jasa yang kita jual. Bagi saya setiap pengunjung yang masuk ketoko saya itu berarti mereka sudah membeli 0.1 dari sepatu saya sehingga pelayanan yang saya berikan kepada mereka tidak berbeda beda. Ucapan terima kasih yang saya berikan kepada mereka yang datang sekedar melihat atau pada mereka yang datang lalu membeli pun tidak bernada beda
Pola pikir seperti ini selalu memberi kita semangat untuk menawarkan produk yang ingin kita jual, betul begitu kan? Tuliskan lagi dibawah catatan anda tadi tapi kali ini beri garis bawah pakai ballpoint merah kalau ada bahwa Tidak ada penawaran yang sia sia
Seperti inilah cara kerja hukum rata rata, saya harap tidak akan sekedar menjadi informasi tambahan bagi anda tetapi lebih dari itu bisa juga anda praktekkan dalam usaha anda masing masing
dunianyawira


































Oktober 24, 2008 at 10:51 pm
Sip pak bos!!!
Tulisan yang patut diacungi 5 jempol!!!
hihihihi…
Saya akan terapkan juga pada usaha saya…
thx ilmunya…. ^^
linxiploo
Oktober 25, 2008 at 7:40 am
mantafpt gan
pertamaxxxxx!!!
ini dia lama ndak keluar dari koe peng kalimat2 yang
membakar semangat
semuanya tidak ada yang sia 2
kalo kita berusaha
manteppp gan
Oktober 26, 2008 at 6:45 am
pertamax plus bozzzz…….!!!!!!!