Ini sambungan dari tulisan saya embrio krisis Amerika dimana selanjutnya nanti bisa anda baca sendiri bagaimana embrio ini terjangkit virus parah yang cara kerjanya hampir sama dengan virus HIV menurut saya

Bahan tulisan saya ini juga saya dapat dari mas edison dengan janganserakah.com nya yang menurut saya benar benar memberi informasi lengkap mengenai berbagai trend ekonomi yang sedang terjadi diberbagai pasar

Dari seri sebelumnya kita tahu bahwa untuk meningkatkan pertumbuhan ekonominya amerika pada tahun 2001 sempat menurunkan suku bunga sampai 1% padahal dengan pertumbuhan ekonomi yang meningkat pesat otoamatis hal ini juga membawa dampak peningkatan inflasi (kenaikan harga harga secara umum dalam suatu perekonomian) yang tinggi pula. Semua negara dapat dipastikan tidak ingin tingkat inflasi negara mereka menjadi tidak terkendali artinya mereka ingin tingkat pertumbuhan ekonomi dan tingkat inflasinya berjalan seimbang karena masalah ini maka akhirnya pada tahun 2004 pihak FED (bank sentral AS) mulai menaikkan suku bunganya

Kalau sebelumnya banyak masyarakat di amerika yang tergiur membeli properti dengan cara KPR (mortgage) karena bunga yang rendah maka sekarang pada saat FED mulai menaikkan suku bunganya tentu saja hal ini juga membawa dampak pada mereka, terutama pada mereka yang sebenarnya tidak layak secara finansial untuk memperoleh kredit tetapi berhasil memperolehnya lantaran para penyedia KPR “membabi buta” dalam mengejar target pemasarannya. Efeknya rumah mereka disita lantaran tidak mampu lagi untuk memenuhi kewajiban membayar kredit yang tersisa.

Dilain sisi para pengembang properti yang sudah terlanjur memperbanyak produksinya terus, mulai kebingungan mencari calon pembeli yang mulai berkurang disebabkan kenaikan suku bunga bank tadi. Kondisi yang sudah mulai tidak kondusif lagi membuat harga properti perlahan turun dan dipercepat lagi dengan adanya stok properti baru plus properti lama hasil sitaan dari para kreditor macet yang dijual dipasar yang sama Turunnya harga properti ini membuat mereka yang masih terikat KPR seperti dihadapkan pada buah simalakama. Suku bunga naik membuat cicilannya ikut naik tetapi harga propertinya malah terus turun bahkan ada yang sampai mempunyai beban kredit lebih besar daripada nilai propertinya. Parah kan :(   Akhinya banyak yang memlih untuk tidak membayar sisa kreditnya (masa bayar sisa kredit 400 juta untuk rumah yang harganya tinggal 250 juta). Tindakan ini membawa banjir properti yang kedua dipasaran dan tentunya menyeret turun harga properti jauh lebih drastis lagi

Dan akhirnya muncul virus berikutnya yang membuat bisnis properti diAS sekarat seperti sekarang yaitu masalah dari kredit dengan sistem ARM (Adjustable Rate Mortgage) seperti saya bahas sebelumnya dimana banyak kreditor memilih ARM dengan anggapan harga properti yang akan terus naik (baca embrio krisis amerika disini). Pada tahun 2005-2006 inilah kredit dengan sisitem ARM akan mulai beralih ke tingkat suku bunga yang lebih tinggi dari KPR biasa dan diperkirakan jumlah peralihan paling besar akan terjadi pada 2008-2009

Pasti nanti akan kita temui lebih banyak lagi kreditor yang tidak mampu membayar sisa kreditnya, kreditor yang memilih lari dari tanggung jawab daripada bayar lebih mahal. Lalu akan kita temui semakin banyak properti sitaan dipasaran yang sudah hancur hancuran harganya. Diobral aja juga belum mesti ada yang mau atau ada yang kuat membayarnya :)

Dari rusaknya sektor properti ini membawa dampak pada sektor sektor lain seperti kita liaht tidak hanya perusahaan perusahaan yang bergerak dibidang ini saja yang menemui jalan buntu hingga akhirnya menyatakan pailit

Jadi benar menurut saya kalau embrio krisis ini sekarang terserang virus HIV, awal terjangkitnya tahun 2001 terus mulai tersa efeknya tahun 2004 selanjutnya karena sistem kekebalan dalam tubuh sektor properti yang sudah memburuk akhirnya 2006-2009 mulai tumbang dan sebentar lagi tewas

Seperti mas edison mengutip kata kata MARK TWAINBuy land, they’re not making it anymore” rasanya ungkapan ini tidak 100% benar karena prinsip dasar investasi adalah setiap investasi mengandung resiko dan tidak terkecuali investasi dalam bidang properti

Untuk para sahabat dunianyawira yang ingin membaca langsung ulasan dari mas edison silakan klik disini subprime-mortgage 2

Dan semoga dari sini anda dan saya juga berhasil mengatasi krisis pengetahuan tentang subprime-mortgage yang pernah kita alami sebelumnya

 

dunianyawira


Leave a Comment